Posted by : Unknown Jumat, 28 Desember 2012

http://adf.ly/XUC5j
Alat Ukur Mekanik

1. Penggaris (Mistar)
 penggaris adalah alat ukur yang sangat sederhana dan di pakai untuk kebutuhan tiap  pekerjaan berada sedekat mungkin dengan permukaan benda yang diukur. Pembacaan skala ukur pada penggaris harus tegak lurus dengan permukaan bidang yang diukur
2. Penggaris Siku

Penggunaan penggaris siku dilakukan dengan memastikan salah satubagian menjadi acuanKemudian tempelkan dengan kuat lenganpada bidang acuan tersebutPerhatikan pada sisi bilahnya
3. Straightedge

Menempelkan straightedge di atas permukaan tersebut untukmengetahui ketidakrataan atau penyimpangannya
4. Meter Pita 
Cara menggunakannya adalah dengan mengaitkan ujung dari meteranpita, kemudian menarik meteran secukupnya di bawah panjangmeteran tersebut (biasanya panjang maksimal ditulis pada bodimeteran)
5. Busur derajat
Busur derajat digunakan dengan menempelkan alat tersebut padabenda yang akan diukurTentukan satu titik sebagai salah satutitik acuan
6. Screw Pitch Gauge
Proses pengukuran dilakukan beberapa kali dengan memilih bilah ukuryang tepat ketika dipasangkan dengan bentuk ulir mur atau baut.
7. Jangka Sorong 
     Untuk mendapatkan hasil pengukuranyang baik perlu diperhatikan posisipengukuran harus tegak lurusdengan benda kerjakebersihan alatukur dan benda yang diukur sertakecermatan dalam pembacaan skala.
                      
  

a.Mengkalibrasi vernier calliper 
1.Meriksa kerapatan rahang diamter luarterhadap sinar melewati rahang




2.Meriksa kerapatan diameter dalam 

3.Meriksa batang pengukur diamter dalam

b.Cara melakukan pengukuran

  •       Pengukuran diameter luar 
  •        Pengukuran diameter dalam 
  •       Pengukuran kedalaman  
  c.Cara menggunakan 
  •      Pertamageserlah penggeser sesuaikebutuhan dan kuncilah sekrup penguncinya
  •       Lihatlah angka “nol” pada skala verniercaliper keduacari titik di mana angka padaskala bawah vernier caliper segaris denganangka pada skala batang pengukur danbacalah hasilnya.
  8. Dial indicator 
       Dalampenggunaannya, dial indikator tidak dapat berdiri
      sendirisehingga memerlukan batang penyangga dan blok
       magnit




Cara membaca dial indicator 
Jarum panjang menunjukkan garis ke 6, hasil pembacaannyaadalah 6 x 0,01 = 0,06 mm. Sementara jarum pendekmenunjuk garis ke 3, artinya jarum panjang telah berputar 3 kali. Hasil pengukuran tersebut adalah 3 + 0,06 = 3,06 mm
9. Dial bore indicator
Dial bore indicator
     a.Ukurlahdiametersilinderdenganmistargesermisaldiperoleh hasil pengukuran : 75,40 mm.
    b.Pilih danpasangreplacement rod yang panjangnya lebih besar darihasil pengukuran, misal 76 mm.
 c.Ukur panjang replacement rod dengan mikrometerluar dan usahakan jarum dialgage            tidakbergerakmisal diperoleh hasil pengukuran = 76,20 mm
d.Masukkan replacement rod ke dalam lubang(silinder), goyangkan tangkai bore gage ke kanandan ke kiri seperti pada gambar 30 sampaidiperoleh penyimpangan Terbesar (posisi tegaklurus)
Baca besarnya penyimpangan yang ditunjukkan dial gage, misal diperoleh 0,13 mm. Besarnyadiameter silinder adalah selisih antara hasilpengukuran panjang replacement rod denganbesarnya penyimpangan jarum bore gage.
Jadi diameter silinder = 76,20 – 0,13 = 76,07 mm.

10. Penggunaan Mikrometer
Mikrometer
       







 a.Masukkan mikro meter pada benda yang akan diukur
 b.Putar ratcher stopper sampai berbunyi “klik-klik”. Lakukan penguncian (lock clampI dan lepas mikro meter dari benda kerja 
Membaca hasil pengukuran Mikrometer
Jarak tiap strip diatas garis horisontal pada outer sleeve adalah 1 mm, danjarak tiap strip di bawah garisnadalah 0,5 mm. Pada skala thimbletiap strip nilainya 0,01 mm. Hasil pengukuran pada mikrometer adalah jumlah pembacaan ketiga skala tersebut.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 KurohimeMkz - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -